BPMJ GMIM Baitel Kolongan Wil. Mapanget Dua, mengucapkan SELAMAT HUT KE-24 WILAYAH MAPANGET DUA, 24 JANUARI 2019... TUHAN MEMBERKATI

TI MENYAMBUT NATAL WKI



TATA IBADAH
MENYAMBUT  NATAL YESUS KRISTUS
WANITA/KAUM IBU JEMAAT/WILAYAH
==============================================
Desember 2018

PERSIAPAN

AJAKAN BERIBADAH  (jemaat berdiri)
Ketua Komisi WKI:
Waktu terus berputar langkahpun terus terayun .berbagai kisah terjadi dan sejuta kenanganpun  telah terukir.kini kita telah ada di penghujung  tahun  2018 dan di tahun pertama pelayanan  2018 - 2021.
J                      Kini dalam tuntunan Tuhan Allah kitapun  tiba di bulan yang  syahdu  bulan yang penuh cinta kasih dan damai

Ketua Komisi WKI:
Karena itu marilah kita menyatu dalam ikatan kasih persaudaraan yang tulus mengangkat puji sembah bagi Dia Tuhan Yesus Kristus sang Putra Natal Juruselamat kita.

TAHBISAN
P          Ibadah Menyambut Natal Yesus Kristus ini di tahbiskan dalam nama Tuhan Allah Bapa yang telah menganugerahkan AnakNya yang Tunggal supaya  setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
J                      Amin
P          Selamat merayakan Natal saudara-saudara Juruselamat telah lahir di kota Daud. Haleluyah!

Menyanyi: KJ No.119 HAI DUNIA GEMBIR ALAH  (Bait 1)
                       Hai dunia Gembiralah dan sambut rajamu
                       Dihatimu terimalah bersama bersyukur , bersama bersyukur
                       Bersama-sama bersyukur

TATAP DIRI DALAM PENGAKUAN DOSA  (jemaat duduk)
P          Natal adalah kisah pendamaian, Allah yang kudus mau datang mencari manusia yang telah jatuh kedalam dosa dan mendamaikan diri-Nya dengan manusia.Bahkan mendamaikan  manusia dengan sesamanya, lalu adakah damai  Natal ada di antara kita?

Wakil W/KI Ketua:
Damai? Kata yang indah namun terkadang jauh dari realitas . Damai Natal?  
Yaaaa! Damai menjadikan kisah setahun sekali,ada disaat natal namun hilang seiring berlalunya  Natal, bagaikan lampu kelap kelip, indah mempesona tapi hanya ada di bulan Desember, keegoisan, ketersinggunggan , menyimpan amarah, sulit memaafkan dari harga diri yang tak bisa di rendahkan menjadi tembok penghalang bagi terciptanya perdamaian. Natal adalah kisah kasih, dimana Allah yang maha tinggi mau mencari manusia yang tersesat karena dosa untuk memulihkan jati dirinya sebagai makhluk ciptaan yang termulia, lalu sudahkah kita hidup saling mengasihi ?

Sekertaris W/KI :
Kasih? Kata yang manis tapi tidak bermakna, mudah terucap namun sulit untuk terwujud. Mementingkan diri sendiri, merasa diri hebat. Ketidakjujuran, iri hati dan dengki menjadi penyebab untuk hidup dalam kasih. Saling mengasihi indah kedengarannya tetapi sulit untuk di wujudkan, banyak yang lebih suka di kasihi tapi tidak mau mengasihi, suka untuk menerima namun tidak untuk memberi.

P          Natal adalah kisah pengorbanan dimana Tuhan Allah yang maha karya mau mengorbankan diri-Nya demi kehidupan dan keselamatan umat manusia. Lalu adakah sikap yang mau berkorban untuk orang lain menjadi gaya hidup kita?

Ass. Bendahara W/KI :
Pengorbanan? yaaaa suatu kata yang indah untuk dialami dari sesama, namun sungguh sulit untuk melakukannya bagi orang lain. Merasa diri tidak pernah rasa cukup, tidak merasa puas, gengsi, dan kemewahan hidup menutup pintu kasih untuk berkorban bagi orang lain.

Solo seorang Ibu: KASIH DARI SORGA
            Kasih dari sorga memenuhi tempat ini, kasih dari Bapa sorgawi
            Kasih dari Yesus mengalir di hatiku, membuat damai di hidupku
            Mengalir kasih dari tempat tinggi,mengalir kasih dari tahta Allah Bapa
            Mengalir, mengalir, mengalir dan mengalir
            Mengalir memenuhi hidupku.

NUBUATAN/PENGGENAPAN KEDATANGAN SANG JURUSELAMAT
P            Jauh sebelum kisah palungan di Betlehem terjadi, para Nabi telah menubuatkan tentang kedatangan Mesias.

Wakil Ketua Komisi Pelayanan W/KI  (Yesaya 7 : 14) :
              Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Ass. Bendahara Komisi W/KI (Mikha 5 :1):
               Tetapi Engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Menyanyi KJ No. 91 PUTRI SION, NYANYILAH  (Bait 1,3)
              Putri Sion, nyanyilah soraklah Yerusalem
              Mari sambut Rajamu, Raja Damai t’rimalah!
              Putri Sion, nyanyilah, soraklah Yerusalem
                        Hosiana, Putra Daud, salam Raja mulia
                        Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal
                        Hosiana, Putra Daud, salam Raja mulia

PEMASANGAN LILIN (sesuai yang di atur)
P          Tuhan Yesus datang sebagai terang yang menghalau kegelapan dosa terang kasihnya di berikan bagi kita untuk kita teruskan kepada dunia di mana kita ada di rumah, di gereja, di tempat kerja, saat ini marilah kita menyalahkan lilin-lilin yang telah di siapkan ini sambil mengingat nasihat Rasuli: memang dahulu kamu adalah kegelapan tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan,Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran. (Efesus 5:8,9).

Menyanyi: KJ No. 100  MULIAKANLAH
Muliakanlah, muliakanlah, Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi.
Damai sejahtera turun ke bumi bagi orang pengasihan-Nya.
Muliakanlah Tuhan Allah! Muliakanlah Tuhan Allah!
Damai sejahtera turun ke bumi, damai sejahtera turun ke bumi.
Bagi orang, bagi orang pengasihan-Nya,
bagi orang pengasihan-Nya, Pengasihan-Nya.
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi.
Damai sejahtera turun ke bumi, bagi orang pengasihan-Nya.
Amin……..amin……...amin!

PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN / REFLEKSI
P          Berdoa, Membaca Alkitab dan Khobah



PERSEMBAHAN
P          Saat ini pun dengan penuh sukacita dan syukur, marilah kita memberikan persembahan kepada-Nya.

Menyanyi: KJ No. 84 YA YESUS, DIKAU KURINDUKAN
Ya Yesus, Dikau kurindukan, lipurkan lara batinku;
seluruh hatiku terbuka menyambut kedatangan
-Mu.
Bahagia, Terang sorgawi, Engkau harapan dunia:
Terbitlah, Surya Mahakasih, dan jiwaku terangilah!
Hatiku biar Kaujadikan palungan-Mu yang mulia
dan dalam aku Kaucerminkan terang sorgawi yang baka,
sebab dengan kehadiran
-Mu keluhan batinku lenyap.
Kiranya lahir dalam aku dan tinggallah serta tetap!
Puaskanlah, ya Jurus’lamat, seluruh kerinduanku.
Dengan rendah, jernih dan taat hatiku siap bagi
-Mu;
Hendak pada
-Mu kuabdikan perananku di dunia;
Cemas da duka Kausingkirkan: ya Yesus, ari, masuklah!

DOA SYUKUR

NYANYIAN PENUTUP (jemaat berdiri)
DSL No. 138 JALAN DI TERANG  (Bait 1,2)
            Iringlah Tuhan dalam t’rang, keluar dari gelap
            dan ingat apa wajibmu dan turutlah tetap.
            Refr.:  Berjalan di t’rang, berjalan di t’rang, berjalan di t’rang.
                        Berjalan di dalam t’rang.
            Iringlah Tuhan dalam terang  senantiasa hatimu
            Setia lurus dan benar menunjuk kasih-Mu.  Refr….

PENGUTUSAN DAN BERKAT
P          Disini kita telah mengadakan perayaan Natal untuk menghayati karya kasih Allah melalui kedatangan Yesus sang Juruselamat
J                      Di sini, kita mendengar kisah Natal yang indah dan menyanyikan lagu-lagu natal yang syahduh dan membawa damai di hati.
P          maka di sini, dan kini kita di utus untuk menggemakan dan menghadirkan kisah pendamaian ini melalui tutur kata, perbuatan dan sikap hidup sehari-hari , agar damai natal bukan kisah setahun sekali tetapi kisah yang tetap hadir mengiringi langkah hidup kita di setiap waktu dan tempat.
            Dan Terimalah berkat Tuhan:
Maka kasih karunia Allah di dalam Yesus Kristus serta persekutuan Roh Kudus akan tetap menyertai kehidupan kita kini dan sampai selama-lamanya.
P                      Amin….amin….amin….amin….amin. (dinyanyikan)
                                               
Saat Teduh

APP SINODE GMIM-2018











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NAP - Ada Tiga Hal Yang Dapat Menghancurkan Kehidupan Kita

  Pnt.Netty Agnes Kululu-Pantow, SE Ketua Kompelka WKI Baitel Kolongan